Chapter 5: My Younger Brother is Strange (3)
Karena masih ada waktu cukup lama sampai jam makan malam, aku memutuskan untuk pergi ke Asosiasi Hunter Korea terlebih dahulu.
‘Mungkin memang lebih baik kalau menjadi F-rank saja.’
Aku berencana hanya memberitahu skill dasar dan menyembunyikan gelar serta skill tambahan. Sebagai F-rank, mempunyai skill tambahan L-rank atau hanya S-rank saja sudah jadi overkill. Ini akan berbahaya kita ada yang tahu. Khususnya dengan skill Anakku Yang Terbaik dan Bibit Yang Berpotensi, yang salah satunya bisa digunakan di luar dungeon. Jika aku tidak bisa melindungi diriku sendiri, aku sama saja seperti memasang papan iklan ‘Silahkan, culik aku’.
Karena yang mereka butuhkan hanya cukup dengan menculikku, mengancamku dan mungkin juga menyiksa dengan memaksaku untuk menggunakan skill.
Jika skill tambahan nantinya digunakan ketika bertarung, artinya paling tidak itu adalah keadaan dimana “Kamu mati, aku mati” skenario, sehingga membuat situasi itu sesuai untuk bekerja sama. Namun, jika skill itu digunakan di luar pertarungan, tanpa ada hubungannya dengan bertarung, artinya mereka tidak butuh uang, mereka hanya akan menangkapku dan menggunakanku seperti budak.
Sebenarnya, banyak korban yang memiliki nasib yang serupa.
‘Itulah mengapa aku menyembunyikan gelar Caregiver.’
Jika diungkapkan ke asosiasi, peringkat hunter bisa langsung naik, tapi aku terlalu takut untuk melakukannya. Saat itu, aku percaya adikku sudah berpisah denganku, jadi kupikir dia tidak bisa melindungiku.
Apa yang harus aku lakukan kali ini?
‘Mungkin lebih baik jujur pada Yoohyun dan mendapat perlindungan sambil membantu guild dengan skill-ku?’
Dragon Slayer sulit dijelaskan, jadi harus dikecualikan. Hanya Perfect Caregiver yang harus diberitahu. Bahkan walau hanya Bibit Yang Berpotensi sendiri saja, aku sudah bisa melakukan bagianku sebagai kakak yang baik. Jika aku merekrut pemula berbakat dari kanan dan kiri, kali ini guild tidak akan mengusirku, malah akan memberiku posisi yang solid.
Tenggelam dalam imajinasi yang menyenangkan, aku membuka pintu. Dan mata kami bertemu.
“Eh…”
Seorang pria bertubuh tinggi melebihi 190 cm dan berotot besar bersandar di dinding koridor depan pintu, menatapku dengan wajah datar.
A-rank Awaken, Kim Sunghan.
Salah satu pengikut setia Han Yoohyun, pemimpin Haeyeon Guild, dia adalah hunter pertempuran yang spesialis dalam pertahanan. Karena kesetiaannya yang tinggi terhadap Yoohyun, dia selalu menganggapku sebagai duri dalam daging. Melihat ekspresinya, sepertinya dia masih berpikir begitu.
Tapi kenapa dia ada di sini? Apa dia hanya lewat sini? Nggak, dia berdiri dengan menyender ke dinding.
“Umm, Halo?”
Kim Sunghan mengabaikan sapaku. Apa ini? Sebelumnya ini tidak terjadi. Dulu, setelah dimarahi oleh Yoohyun dan bertengkar dengannya, aku yang kesal langsung keluar sambil berteriak padanya untuk tidak perlu memperdulikanku lagi.
“Aku ada urusan sebentar. Sampai jumpa lagi.”
Aku mencoba melewatinya.
“Anda tidak boleh pergi.”
Suara bass yang berat menghentikanku. Bukan hanya suaranya, tapi tangannya juga mencengkeram lenganku.
“Ketua guild memerintahkan saya untuk memastikan anda tidak keluar.”
“Apa?”
Kenapa? Apa dia berpikir aku akan pergi mencari Broker Awakening lagi? Yoohyun, sebegitunya kau tidak percaya padaku? Well, okey, akupun tidak akan percaya pada diriku sendiri.
“Aku tidak berniat membuat masalah. Aku hanya akan keluar sebentar dan segera kembali. Satu jam saja cukup.”
Dari sini ke Asosiasi Hunter hanya 10 menit dengan taksi, dan karena hari kerja, orangnya juga sedikit, jadi pasti selesai dalam satu jam. Tapi tangan yang memegang lenganku tidak bergerak sedikit pun.
“Tolong masuk kembali.”
“Tapi aku benar-benar harus keluar.. Untuk.. untuk..”
Saat menatap mata yang semakin garang, suaraku pun merendah. Tepat saat itu.
[‘Resistansi Rasa Takut’ telah diaktifkan, perasaan tertekan telah teranulir!]
Efek skill Resistansi Rasa Takut bekerja. Tapi apa gunanya punya skill, kalau aku masih bisa kena pukul karena bersikap sombong? Ini benar-benar nggak berguna.
“Oke, oke. Aku akan kembali ke ruanganku.”
Aku menepis tangan Kim Sunghan dan berbalik. Di hadapan A-rank, berlari pun sia-sia, dan dia bukan lawan yang sesuai untuk diajak bicara. Ah, mungkin sebaiknya aku coba gunakan skill?
Saat aku berbalik lagi, sudut mata Kim Sunghan mengernyit. Apa sih. Meskipun kau menatapku dengan tajam, itu tidak akan berhasil. Mari gunakan Bibit Yang Berpotensi. Layar status muncul.
[Awaken – Kim Sunghan
Ranking Stat: A
Potensi Ranking Stat: A-S
Skill Awal Optimal
Tubuh yang Tak Terkalahkan (S) gagal diperoleh
Kemampuan Regenerasi (S) gagal diperoleh
Perisai Bumi (A) diperoleh]
Sayang sekali! Hampir saja aku berteriak kencang tanpa sadar. Stat yang bisa diaktifkan bisa mencapai S-rank, dan ada dua skill S-rank yang bisa diperoleh! Seingatku, skill awal Kim Sunghan adalah Perisai Bumi dan Tendangan Kaki. Tendangan Kaki juga A-rank, tapi itu bukan skill optimalnya.
‘Wow, sayang sekali. Apa ada cara merubah orang yang sudah awaken? Kim Sunghan bisa mengoptimalisasi awakeningnya kembali!’
[Target belum dalam keadaan pengaruh kata kunci.]
Aduh, kata kunciiii.
[Target yang sudah menjadi awaken, tidak dapat melakukan optimalisasi.]
Pesan berturut-turut muncul. Ternyata tidak bisa. Tidak ada yang bisa kulakukan…
[Anakku Yang Terbaik (L) skill, fokus pada pertumbuhan yang memungkinkan memperoleh skill yang sebelumnya gagal diperoleh.]
Whoa! Ternyata bisa fokus pertumbuhan pada satu skill? Sistem sialan ini, benar-benar tidak pernah menjelaskan dengan jelas. Banyak sekali hal-hal tersembunyi yang baru aku ketahui baru-baru ini. Kadang, ada yang bahkan bisa mendapatkan skill tersembunyi tanpa notifikasi sama sekali.
Apapun itu. Ini sesuatu yang besar. Kesempatan untuk mendapatkan skill S-rank yang sudah dilewatkan sebelumnya… ini luar biasa··· luar biasa… tapi…
‘Sial, kata kuncinya.’
Aku mengangkat kepala dan menatap Kim Sunghan. Pria kasar yang menatapku seolah bertanya, ‘Kenapa tidak masuk?’ Pria yang tingginya 20 sentimeter lebih tinggi dariku dan memiliki postur yang membuat preman biasa pun akan memanggilnya ‘kakak’.
Ya, aku nggak bisa. Aku nggak akan melakukannya.
Aku tersenyum seolah-olah tidak ada apa-apa dan masuk ke dalam kamar.
Dan dalam hati aku berteriak.
‘Ganti kata kuncinyaaaa!!’
Tidak bisa reset? Reseeet. Kalau bisa aku regress satu kali lagi? Sehari saja, nggak, satu jam saja.
Walau aku berbalik sambil berkata tidak akan melakukannya, tapi sayang, sayang, sayang sekali!
‘Kalau ada satu lagi anggota S-rank di guild, pasti sangat membantu. Mungkin aku harus menjelaskan situasinya ke Yoohyun dan minta bantuannya…’
Aku menghentikan gumaman diriku ketika terbesit..’kalau aku menjelaskan tentang kata kuncinya? Atau membuka skill-ku?’
Perasaan buruk serasa menghantam kepalaku.
Mari kita tenangkan diri dan atur situasi ini.
Saat ini, aku…
‘… lagi dikurung kan?.’
Aku dikurung. Bukan oleh orang biasa, tapi seorang A-rank awaken berdiri menjaga di depan pintu. Untuk sekadar mencegahku keluar untuk membuat masalah, ini terlalu berlebihan. C-rank, bahkan D-rank saja sudah cukup untuk menghentikanku.
‘Yoohyun, apa yang ada dipikiranmu?.’
Kenapa dia sampai melakukan ini? Sebelum kembali ke masa lalu, dia tidak pernah melakukan hal seperti ini.
Aku berputar-putar di dalam ruangan lalu duduk.
‘Kalau semua ini hanya untuk melindungiku…’
Aku teringat saat Yoohyun menyuruhku menghapus kontak broker awakening dan dia memastikan aku tidak bisa menghubungi mereka. Sejak saat itu, ada yang aneh.
Meskipun aku jauh lebih lemah darinya, aku adalah kakaknya. Aku sudah dewasa dan jika aku berhenti terobsesi menjadi Hunter, aku bisa hidup sendiri dengan baik. Dan berbeda dari sebelum aku kembali, sekarang kami kembali akur, jadi seharusnya sudah tidak ada alasan untuk mengurungku seperti ini.
Lagi pula, Yoohyun tidak punya hak atau alasan jelas untuk mengurungku, kan?
Setelah membuat otakku konslet karena berpikir keras, aku mengambil ponselku. Aku akan menanyakannya langsung saja.
Setelah bunyi dering singkat, Yoohyun mengangkat telepon.
“Hey, bukan apa-apa. Aku hanya mau keluar sebentar, tapi Kim Sunghan menghalangiku. Katanya atas perintahmu, ya?”
[Mau pergi ke mana?]
Asosiasi Hunter… Mungkin lebih baik tidak membicarakannya sekarang.
“Cuma ke rumah.”
[Kenapa ke rumah?]
“Apa aku perlu alasan untuk pulang ke rumahku? Aku akan kembali saat makan malam.”
Suara di ujung telepon terdiam, lalu terdengar lagi dengan nada yang lebih rendah.
[Itu berbeda dengan yang dikatakan Sunghan.]
“Eh, apa?”
[Dia bilang hyung berjanji akan kembali dalam satu jam.]
“Nggak, itu karena dia menghalangiku tadi. Aku cuma bilang tidak pergi jauh-jauh.”
Kenapa dia jadi sensitif begini. Rasa cemas yang mengendap di dadaku semakin membesar.
[Kalau nggak ada urusan penting, jangan kemana-mana. Hyung mungkin sekalian pindah permanen ke dalam guild juga.]
“Apa?”
[Tidak perlu tinggal terpisah. Dunia sekarang ini juga tidak aman. Memang, di dekat rumah hyung tidak ada dungeon, tapi siapa yang tahu kapan dan di mana dungeon akan muncul dan meledak, ya kan?]
Tidak, aku tahu lima tahun ke depan masih aman.
[Aku akan segera menyiapkan barangmu untuk pindahan.]
“Pindah? Hei!”
[Aku akan sibuk sampai jam makan malam, jadi tidak bisa angkat telepon. Kalau kamu butuh apapun, bilang saja ke Sunghan.]
“Tidak, tunggu sebentar! Yoohyun!”
Telepon terputus. Aku menatap ponsel dengan perasaan hampa dan tak percaya.
‘Apakah ini juga salah satu efek samping dari kembali ke masa lalu?’
Karakter adikku sepertinya berubah banyak. Kenapa dia begini?
‘Mungkin sebaiknya aku tidak mengungkapkan tentang gelar ‘Perfect Caregiver’.
Kalau ini cara dia bersikap bahkan ketika aku belum menjadi awaken. Tidak ada yang tahu apa yang akan dia lakukan ketika dia tahu aku punya skill tambahan yang berguna? Mungkin aku tidak akan bisa keluar dari kamar ini sama sekali. Meskipun sekarang pun aku tidak bisa keluar.
Sial, untuk saat ini aku harus menyembunyikannya dan melihat situasi dulu.
‘Jika Yoohyun terus bertingkah aneh, aku akan membentuk kekuatanku sendiri.’
Asalkan punya gelar Perfect Caregiver, itu masih mungkin.
Pertama, cari calon A~S-rank di masa depan dan bantu mereka menjadi awaken. Lebih baik yang usianya masih muda. Bujuk anak-anak itu agar mau menjadi awaken dan-
‘..Tunggu, kenapa aku terdengar seperti penipu atau pedagang manusia?’
Tapi hey, paling tidak aku tidak menerima uang dan aku benar-benar menjadikan mereka seorang awaken!
Dan untuk mencegah awaken tidak akan mengkhianatiku, aku akan akan membuat kontrak. Kontrak seperti ‘mereka tidak akan mengungkapkan rahasia tentang awakening mereka dan bersedia melindungiku sebagai hunter di bawah naunganku selama satu tahun’. Sebenarnya aku ingin mengatakan ‘lindungi aku seumur hidup!’, tapi tidak ada item kontrak yang bisa mengikat S-rank awaken dalam waktu lama. Yang terlama hanya 10 tahun.
Dengan mengumpulkan A~S-rank awaken dan menggunakan skill pertumbuhan sebagai umpan, mereka akan terus tinggal, dan dalam waktu singkat, aku bisa membentuk guild-ku sendiri.
‘Atau kalau di tengah jalan bergabung dengan Haeyeon Guild juga nggak masalah.’
Jika aku membawa beberapa A~S-rank, Yoohyun pasti akan mengakuiku. Apa dia akan mencoba mengurungku lagi ya kan? Lagipula, ada anak-anak yang melindungiku, jadi aku tidak akan tertangkap begitu saja.
Baiklah, maka yang pertama akan aku rekrut adalah…
Bak Yerim, penyihir es yang akan menjadi A-rank tiga tahun lagi. Dia cocok. Di antara A-rank, dia paling menonjol, jadi mungkin dia bisa menjadi S-rank.
‘Dia tinggal di Seoul, kan?. Aku pernah baca wawancara bahwa dia kehilangan orang tuanya dalam Dungeon Shock pertama dan tinggal bersama kerabat yang punya restoran barbeque di dekat Stasiun Myeongdong. Umurnya sekarang… lima belas tahun?’
…Dia masih SMP. Aku lebih memilih menggunakan kata kunci pada anak SMP…
Aku bukan lolicon! Aku suka wanita dewasa! Ini hanya persiapan untuk awakeningnya! Itu saja!
.
.
Chapter 5: My Younger Brother is Strange (3)-selesai.

Tinggalkan Balasan